Rekomendasi Menu Buka Puasa biar Perut Nggak Cepat Begah

Uploading: 417151 of 417151 bytes uploaded.
Setelah seharian menahan haus dan lapar, buka puasa adalah momen yang dinanti. Ketika berbuka, sebagian orang mungkin merasa sangat lapar sehingga langsung kalap menghabiskan banyak makanan berat. Wahasil, perut terasa tidak nyaman sesuai berbuka puasa. Benarkah hal itu disebabkan asam lambung yang naik?
Menurut spesialis gizi dari RS Siloam TB Simatupang dr Christopher Andrian, M Gizi, SpGK, rasa tidak nyaman di perut setelah makan banyak sebenarnya bukan disebabkan oleh naiknya asam lambung. Kondisi ini timbul karena makan terlalu banyak membuat perut begah sehingga makanan tidak dapat dicerna dengan cepat.

"Itu membuat refluks jadi kayak kembung, bergas, bukan ke sakit maag. Yang bikin sakit maag (asam lambung naik) karena jenis makanan, misalnya cabai, s
ayuran kasar bikin bergas, minuman bersoda," jelas dr Christopher kepada detikcom, Jumat (17/3/2023) di kawasan TB Simatupang.

"Makanya makan itu jangan dengan porsi besar sekali banyak. Kita pecah," sambungnya.

Biar Aman, Sebaiknya Makan Apa saat Berbuka?
Untuk berbuka puasa, ia menganjurkan untuk minum air putih dan buah dulu sebelum makan berat. Ketika perut sudah terisi, biasanya makanan berat lain akan dikurangi sehingga meminimalkan makan terlalu banyak. Rasa lapar yang awalnya sangat hebat sudah teratasi dengan air dan takjil.

Kemudian, beri jeda dulu satu jam sebelum lanjut makan berat. Ini perlu dilakukan agar perut tidak 'kaget' dan bebannya bertambah berat.

"Salat magrib dulu, jeda 1 jam. Ketika makanan takjil itu sudah kita cerna, tubuh biasanya mulai "oke" rasa lapar itu akan hilang. Barulah kita makan berat. Kalau langsung makan berat, beban di perut akan semakin hebat. Nanti ujung-ujungnya kembung, maag, GERD," pungkasnya.


Comments